Saturday, September 27, 2014

Harga Dan Spesifikasi Suzuki Brugman 200

Pada peluncuran 4 moge premiumnya kemarin, Suzuki menyelipkan satu matik bongsor Brugmann 200. Harga Suzuki Brugman 200 sendiri Rp 54 juta (on the road Jakarta). Skutik premium Suzuki ini menggunakan mesin 200cc, SOHC, injeksi dan berpendingin cairan (liquid cooled). Sebagai produk premium, secara tampilan Brugman 200 terlihat elegan dan mewah ditunjang dengan penggunaan dual headlight. Tersedia empat pilihan warna yaitu Metallic Mat Fibroin Grey, Brilliant White, Cool Silver, dan Metallic Mat Black.
harga dan spesifikasi suzuki brugman 200

Fitur-fitur canggih yang ditawarkan

1. Bagasi  mencapai 41 liter
Dengan bagasi yang sangat luas tersebut, Brugman 200 sanggup menyimpan dua helm full face sekaligus, plus dilengkapi lampu penerangan untuk malam hari
2. Shock belakang ganda yang dapat disetel sesuai keinginan  
3. Sistem Pengereman ABS (Anti Brake System)
4. Penggunaan cakram lebar 240mm baik depan maupun belakang.
4. Charger handphone
5. Speedometer dengan informasi jumlah bahan bakar di tangki, jarak tempuh kendaraan, jam, indikator penggantian oli sebagai penanda waktu servis dan perhitungan rata-rata konsumsi bahan bakar.
6. lampu indikator 'Eco Drive' berbentuk daun warna hijau
7. Fitur lampu hazard
8. Kapasitas bahan bakar cukup besar yaitu 10,5 liter
9. Kompartemen barang di bagian depan memiliki kapasitas maksimum 7 liter, ditambah soket 12V DC power outlet yang bisa digunakan untuk keperluan battery charging berbagai barang elektronik milik pengendara.

Spesifikasi:

Panjang                 : 2055 mm (80.9 in)
Lebar                    :  740 mm (29.1 in)
Sumbu Roda         :  1465 mm (57.7 in)
Jarak terendah ke tanah : 130 mm (5.1 in)
Tinggi tempat duduk      :  735 mm (28.9 in)
Tipe Mesin             : 200cc 4 tak SOHC dengan pendingin cairan
Bore x Stroke        : 69.0 mm x 53.4 mm (2.717 in x 2.102 in)
Kompresi rasio      : 11.0 : 1
Sistem Pengabutan :  Suzuki Fuel Injection
Starter                   :   Electric
Sisem pelumasan    :  Kering
Transmisi                :  Automatic
Final Drive : V-belt Drive
Suspensi depan      :  Telescopic, coil spring, oil damped
Suspensi belakang  : Swingarm type, coil spring, oil damped
Rem depan            :  Disc brake
Rem belakang        :  Disc brake
Ban depan             : 110/90-13 M/C 56P, tubeless
Ban belakang         : 130/70-12 62P, tubeless
Pengapian              :  Electronic ignition (Transistorized)

Seamles Gearbox Yamaha Kalah Mumpuni Dari Honda

Pada kompetisi MotoGP tahun ini, dua rider andalan Yamaha, Valention Rossi dan Jorge Lorenzo dibuat tidak berdaya oleh ketangguhan Marc Marquez dari Honda. 11 kemenangan yang diraih Marquez dan 1 kemenangan Dani Pedrosa baru bisa dibalas 1 kali oleh Yamaha lewat Rossi pada balapan di Misano kemarin. Dengan demikian skor sementara adalah 12-1 untuk kemenangan Honda. Lalu mengapa seolah ketangguhan Yamaha seolah sirna dihadapan pembalap muda dari Honda yang baru naik kelas MotoGP?

Tak dapat dipungkiri bahwa skill Marquez memang patut diacungi jempol. Marquez disebut sebagai pembalap yang cerdas, agresif, berani mengambil resiko. Namun, jangan dikesampingkan dukungan penuh dari pabrikan Honda. Rider asal spanyol ini  mendapatkan dukungan motor yang sangat kompetitif dari HRC. Motor tunggangan Marquez memiliki kecepatan yang luar biasa. Pengereman pada RCV2013 juga berjalan mulus sehingga memudahkan para pembalapnya dalam bermanuver di lintasan balap.
Dua pembalap Yamaha pun mengakui ketangguhan maupun teknologi Honda RCV2013 yang dibesut Marquez maupun Pedrosa. Salah satu teknologi dari Honda yang selangkah lebih maju dari Yamaha adalah seamless gearbox (SSG).Yamahapun sampai mengikuti langkah Honda untuk menjejalkan SSG pada Yamaha M1 yang ditunggangi Rossi maupun Lorenzo. Hal ini jelas membukikan kalau teknologi SSG Honda punya pengaruh yang signifikan terhadap motor. Dan lagi, SSG milik Honda sudah berjalan sempurna baik untuk upshift maupun untuk downshiftingnya. (menaikkan gear/menurunkan gear tanpa jeda).
motogp: seamless gearbox yamaha kalah canggih dibanding honda
Bagaimana dengan Yamaha? Apakah mereka sukses mencangkokkan SSG pada Yamaha M1? Setahun lalu, Yamaha sudah mencangkokkan SSG pada M1. Hasilnya adalah bahwa SSG yang digunakan Yamaha terbukti mampu meningkatkan kecepatan M1. Hal ini diamini oleh Rossi maupun Lorenzo. Sayangnya, SSG Yamaha belumlah sempurna seperti milik Honda. Masih ada kekurangan yang cukup mengganjal buat para pembalapnya. Kalau SSG Honda untuk upshift maupun downshiftingnya sudah tanpa jeda, tidak demikia dengan SSG Yamaha. Sementara ini SSG yamaha hanya bisa upshift ( menaikan gear tanpa jeda ) sementara untuk downshiftingnya masih mengalami jeda.
HDua pembalap Yamaha sendiri meyakini kalau Honda punya keunggulan lebih baik saat melakukan pengereman maupun saat masuk tikungan berkat SSG yang mereka gunakan. Rossi dan Lorenzo sama-sama mengamini kalau full SSG sebagaimana yang dimiliki Honda bisa membantu M1 lebih kompetitif. Sayangnya untuk musim kompetisi ini, hal itu belum bisa terealisasikan oleh Yamaha. Sehingga Rossi dan Lorenzo masih mengalami jeda ketika melakukan downshifting. Keduanya berharap agar Yamaha secepatnya menyempurnakan SSG pada M1 sehingga bisa lebih kompetitif. Harapannya dengan penyempurnaan SSG tersebut, keduanya menjadi lebih kompetitif untuk menghadapi dua pembalap dari Honda.
Akankah musim kompetisi 2015 Yamaha sudah menyempurnakan SSG nya? Kita tunggu saja musim kompetisi 2015. Kita berharap bahwa SSG Yamaha sudah sempurna sehingga tontonan MotoGP menjadi lebih seru.


sumber berita: mesinbalap

Sunday, September 21, 2014

Motor Dirampas, Kepala Dibacok

Para pelaku curanmor semakin sadis. Korban berani melawan ditebas pakai senjata tajam, bahkan sampai didor dengan senjata api. Tak sedikit korban curanmor yang meninggal akibat ulah sadis yang dilakukan para pelaku curanmor. Tak heran, pelaku curanmor yang ketangkap langsung dihajar massa sebelum diserahkan kepada aparat yang berwajib. Tak jarang, sampai ada yang dibakar hidup-hidup.

gambar sekedar ilustrasi

Meskipun begitu, para pelaku curanmor tetap tumbuh subur dan melancarkan aksi-aksi jahatnya. Baru-baru ini saja, seorang lady biker mengalami perampasan motor di dekat Fly over Tanjung Barat, Jakarta  Selatan. Tidak sebatas mengalami perampasan motor saja, Lady biker yang bernama Wida ini sempat mendapatkan perlakuan kasar para pelaku, mulai dari ditendang sampai jatuh dari motornya, dipukul, sampai mengalami pembacokan di kepala.


Kejadian ini bermula ketika Wida pulang dari kerja sekitar pukul 02.20 WIB pagi. Di TKP, Wida dihadang kawanan penjahat bermotor. Situasi jalan amatlah sepi. Para pelaku yang berjumlah sekitar 6 orang tersebut langsung merebut kunci motor.  Salah seorang diantaranya lantas menendang Wida hingga jatuh. Tak berhenti di situ, pelaku lain turut memukul dengan gagang golok. Para pelaku ini rupanya bermaksud merampas barang bawaan Wida. Akan tetapi, para pelaku urung melaksanakannya karena melihat ada mobil yang datang dari kejauhan. Namun, mereka tetap membawa kabur motor Wida. Malang buat lady biker ini, sebelum kabur, salah seorang pelaku masih sempat mengayunkan golok ke kepalanya.
"Saya dibacok di kepala, untungnya masih pakai helm, jadinya selamat. Itu pelakunya sempat narik goloknya yang nancep di helm sampai susah sebelum akhirnya kabur," kata Wida, sebagaimana diberitakan detik.com.



sumber: detik.com

Saturday, September 20, 2014

Sesal Rossi Tinggalkan Yamaha

Tahun 2010, Valentino Rosi membuat keputusan mengejutkan di MotoGP.  Ther Doctor memutuskan hengkang dari Yamaha ke Ducati. Kisah selanjutnya, bersama Ducati, Rossi gagal merengkuh gelar juara dunia. Sialnya lagi, Rossi seolah terlempar dari kancah persaingan 3 besar. Selama 2 musim bersama Ducati, Rossi belum pernah menyentuh podium teratas. Bahkan untuk sekedar bertarung memperebutkan posisi ke tiga saja sangatlah sulit. Bisa dibilang 2 musim bersama Ducati menjadi musim terburuk dalam karir Rossi.


Setelah 2 musim bersama Ducati, akhirnya Rossi kembali ke pangkuan Yamaha. Begitu kembali ke Yamaha, Rossi pelan-pelan menemukan habitatnya dan pesonanya kembali. Tahun pertama setelah kembali dari Ducati memang berjalan kurang mulus. Tetapi tidak dengan tahun ini. Musim ini, Rossi berada di posisi ke tiga, dibelakang Dani Pedrosa. Jarak keduanya hanya 1 point dengan 5 laga tersisa. Penampilan konsisten Rossi ini sungguh berbanding terbalik dengan apa yang dicapainya bersama Ducati.

Perihal kepindahan Rossi ke Ducati akhirnya Rossi mengungkapkan isi hatinya.
"Merupakan suatu kesalahan untuk pindah ke Ducati, karena waktu itu saya jengkel dengan Yamaha. Setelah meraih juara dunia bersama Yamaha pada tahun 2004 dan 2005, setelah Yamaha juga bertahun-tahu terpuruk, mereka memutuskan untuk membawa rekan setim yang kuat, lalu saya menjadi jengkel karena hal itu. Tapi sekarang saya sadar bahwa saya salah. Selain itu, juga karena perlakuan Yamaha di paddock selalu setara," ungkap Rossi.





sumber: motorexpertz.com

Friday, September 19, 2014

Tak Beri Uang Parkir, Bambang Digebuk Jukir

Tukang parkir ada dimana-mana. Kita mau beli gorengan di pinggir jalan saja kadang-kadang disuruh bayar parkir. Bagaimana kalau tidak mau bayar? Bisa panjang ceritanya. Seperti yang dialami Bambang (27), warga Villa Inti Persada RT 05/19, Pamulang Timur, Tangerang Selatan ini. Bambang mengalami kejadaian tak mengenakkan akibat tidak bayar parkir.

Tak Beri Uang Parkir, Bambang Digebuk Jukir
Ceritanya, Bambang bersama sang kekasih, Amalia, sekitar jam 22.00 WIB pergi ke sebuah minimarket di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Tujuannya mau mengambil uang di ATM yang berada di dalam area minimarket. Selesai dari ATM dan hendak meninggalkan lokasi, seorang juru parkir yang bernama Gendut mendatangi keduanya bermaksud meminta uang parkir. Akan tetapi Bambang menolak memberi uang parkir kepada Gendut yang ternyata adalah warga setempat. Entah apa alasan Bambang.
Persoalannya, Gendut tidak terima karena Bambang tidak mau bayar parkir. Gendut kemudian mengucapkan kata-kata yang tak pantas sambil mengusir keduanya. Tak sampai di situ saja, Gendut masih melanjutkan lagi dengan memukul kepala belakang Bambang. Selanjutnya, keduanya terlibat duel. Beruntung petugas keamanan minimarket berhasil memisahkan mereka.

Belajar dari kejadian yang menimpa Bambang ini, lebih baik kita cari aman saja. Kalau diminta bayar sama tukang parkir, mendingan bayar saja. Jangan sampai karena masalah uang parkir, kita mendapatkan perlakuan buruk sampai pada penganiayaan dengan senjata tajam. Lebih apesnya kalau diincer di jalan. Jangan sampai.

 

Thursday, September 18, 2014

Jupiter MX Injeksi 2015, Jupiter MX King

Jupiter MX adalah salah satu bebek laris dari Yamaha. Motor bebek berkapasitas 135 cc ini menyedot perhatian masyarakat Indonesia berkat tampilannya yang agresif, maskulin, plus sederet teknologi advance yang disematkan di dalamnya, mulai dari penggunaan cool liquid radiator, forged piston, sampai diasyl silinder.  Tampangnya sangat anak muda banget. Sejak pertama kali diluncurkan sampai dengan sekarang, Jupiter MX sudah beberapa kali mengalami penyegaran tampilan. Ubahan yang dilakukan Yamaha lebih kepada desain body. Dan terbukti berbagai refreshmen yang dilakukan Yamaha terhadap Jupiter MX membuat Jupiter MX terlihat lebih fresh, macho dengan sudut-sudut yang meruncing plus lampu sein menyipit yang seolah mengintip. Sayangnya, untuk sistem pengabutan masih belum berubah, tetap menggunakan karburator. Pertanyaannya, setelah Yamaha menginjeksikan sebagian besar line up motornya, mulai dari Mio J, Mio GT, GT 125, sampai bebek Yamaha Force, belum ada kabar mengenai perubahan pengabut pada Jupiter MX.

baca juga: Terkencing-Kencing Karena Takut Ditilang

Kabar tentang projek Jupiter MX injeksi justru datang dari Vietnam. Di Vietnam, Jupiter MX dikenal sebagai Yamaha Exiter. Jupiter MX injeksi di Vietnam bahkan foto-fotonya sudah banyak terlihat di dunia maya. Motor tersebut  menggendong mesin 150 cc, naik dari sebelumnya 135 cc plus sudah menggunakan teknologi Injeksi. Hal ini terlihat dari tulisan di bodynya. Tampilannya terlihat semakin sporty dengan lampu sein lebih sipit, body lebih gagah dan berotot. Kaki-kaki juga tampak mengalami ubahan dengan ukuran ban yang lebih gambot.

Next jupiter MX ini dikabarkan akan dipasarkan secara global di Asean. Bagaimana dengan Indonesia? Di Indonesia, projek penerus Jupiter MX ini ditengarai sedang berlangsung. Beredar kabar, motor tersebut akan diberi nama Jupiter MX King. Beberapa part dikabarkan akan commont part dengan Vixion. Kemungkinan next Jupiter MX ini akan mengaspal pada 2015.

Sayangnya, belum ada kabar resmi dari pihak Yamaha Indonesia tentang suksesor Jupiter MX. Cukup wajar jika pabrikan tidak frontal mengubah desain, mengingat penerimaan masyarakat yang sudah cukup baik terhadap desain Jupiter MX sekarang. Kalau memang benar Jupiter MX ini akan bermain di kelas 150 cc, tentu akan berhadapan langsung dengan bebek super dari Suzuki yaitu Satria FU. Belum lagi AHM yang sepertinya sudah mengantisipasi gerak-gerik Yamaha dengan Jupiter MX Injeksinya. Kabarnya AHM juga tengah mempersiapkan bebek super bermesin 150 cc, mengambil basis mesin CB 150 R. Bebek super tersebut dipersiapkan untuk menjadi lawan Jupiter MX Injeksi.

Bagaimana kabar selanjutnya, kita tunggu saja perkembangan infonya.


Wednesday, September 17, 2014

Bahaya Menggunakan Earphone Di Jalan Raya

Kalau kita amati di jalanan, banyak biker berkendara sambil pasang earphone di telinga. Bisa jadi tujuannya untuk mengusir jenuh, suntuk akibat macet dengan mendengarkan lagu-lagu kesayangan. Kegiatan yang jamak dilakukan para biker ini di satu sisi menyenangkan. Akan tetapi di sisi lain sangatlah berbahaya.
Akibat suara musik yang keluar dari earphone respon terhadap suara di sekitar menjadi berkurang. Biker menjadi tidak peka lagi terhadap suara yang ada di sekitarnya.

Penggunaan earphone juga berbahaya bagi para pejalan kaki. Sebuah penelitian yang dilakukan Richard Lichenstein dari University of Maryland Hospital for Children di Baltimore, AS menunjukkan bahwa pada periode 2004-2011 jumlah kecelakaan pejalan kaki yang tengah menggunakan earphone meningkat tiga kali lipat. Parahnya, sekitar 70% korban mengalami cedera fatal akibat tertabrak mobil, kereta, truk, bis, dan kendaraan lain.
Bahaya menggunakan Earphone Sambil Berkendara
sumber foto: kaskus

Menyikapi fenomena biker yang doyan menggunakan earphone di jalanan, Polri turut menghimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Dalam laman facebooknya,  Humas Mabes Polri menulis agar pengendara menggunakan earphone pada tempatnya. Jika digunakan untuk berkendara di jalan akan berpotensi mengakibatkan kecelakaan dan mengganggu orang lain.

Sebagai biker maupun pengguna jalan raya yang sadar akan keselamatan, menggunakan earphone di jalan wajib kita hindari. Ingat, jalan raya bukan tempat yang ramah dan aman. Tetap utamakan keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Monday, September 15, 2014

Motor Pakai Lampu Halogen Bisa Ditilang


Penggunaan lampu halogen pada motor memang membuat pencahayaan menjadi lebih terang jika dibandingkan dengan lampu biasa. Dari segi daya tahan, lampu halogen juga memiliki daya hidup yang lebih lama dibandingkan lampu biasa. Maka tak mengherankan kalau banyak biker yang beralih ke lampu halogen dengan alasan lampu jadi lebih terang. Namun kadangkala, ada yang extrem, pakai lampu halogen mobil sehingga sangat terang dan menyilaukan bagi pengendara lain. Hal ini tentusaja membahayakan. Pengendara lain bisa mengalami situasi blank, tidak melihat situasi sekitar akibat silau. Kalau sudah begini bisa celaka.
motor pakai lampu halogen bisa ditilang
Penggunaan lampu yang menyilaukan kini bisa berbuah tilang. Pihak TMC Polda Metro Jaya mengacu pada UU No 22 tahun 2009 tentang lalu-lintas dan jalan raya. Penggunaan lampu yang menyilaukan bisa membahayakan pengendara lain. Oleh karena itu, penggunaan lampu di luar standart pabrikan dikategorikan melanggar undang-undang tersebut. Ancamannya pun tidak main-main. Cukup mengerikan. Bisa dikenakan sanksi pidana 1 tahun atau denda maksimal Rp 24 juta. Penggunaan lampu halogen bisa dikategorikan lampu yang diluar pabrikan dan menyilaukan. Hal ini bisa berbuah tilang.

Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya pakai lampu yang sudah standart pabrikan. Kalau lampu sudah tidak terang lagi, lebih baik ganti dengan yang standart dari pabrikan lagi.




sumber: motorplus-online.com

Saturday, September 13, 2014

Perbedaan CBR 150R Lokal Dengan CB150R Streetfire

Berita tentang All New Honda CBR150R memang masih fresh dan banyak diulas di banyak media, forum-forum maupun blogger.  Mengingat Jagoan anyar dari Honda ini juga baru beberapa hari dilempar ke pasaran. Banyak biker yang masih penasaran dengan sang kuda besi apalagi soal basis mesin yang kabarnya identik dengan CB150R Stretfire. Meski memiliki basis mesin yang sama dengan CB150R Stretfire, tetap terdapat perbedaan diantara keduanya.
Perbedaan CBR 150R Lokal Dengan CB150R Streetfire
Beberapa perbedaan yang langsung tampak diantaranya adalah sebagai berikut:

1. kapasitas tangki BBM
Tangki CB150R Streetfire sanggup menampung 12 liter BBM, sedangkan CBR150R menampung lebih banyak, yaitu 13,2 liter.

2. ukuran ban.
Ukuran ban All New Honda CBR150R lebih gambot dibandingkan CB150R Streetfire. Kalau CB150R Streetfire menggunakan ban berukuran 80 dan 100, sedangkan All New Honda CBR150R  menggunakan ban ukuran berukuran 100 untuk bagian depan dan 130/70-17M untuk bagian belakang.

3. Penggunaan kick starter
Layaknya motorsport canggih, All New Honda CBR150R tidak dibekali dengan kick starter. Untuk menghidupkan mesin hanya menggunakan electric starter. Sementara CB150R Streetfire masih dibekali dengan kick starter.

4. Bobot  motor
All New Honda CBR150R mengusung konsep motorsport  fullfairing dengan  bobot 143 kg. Sedangkan CB150R Streetfire yang menganut naked bike bobotnya lebih ringan, yaitu 129 kg.

5. Sensor O2
All New Honda CBR 150R sudah menggunakan sensor O2 pada sistem injeksinya. Sensor ini berada di leher knalpot. Sensor ini tidak ada pada CB 150R Streetfire. Sensor O2 fungsinya mendeteksi sisa hasil pembakaran di saluran exhaust untuk menekan emisi gas buang sehingga lebih ramah lingkungan karena pasokan bahan bakar disesuaikan dengan kebutuhan. Keberadaan sensor O2 membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih irit.


Friday, September 12, 2014

Komparasi Ringan Honda CBR 150 R Vs Yamaha R15

Kehadiran Honda CBR 150R edisi lokal yang barusaja dirilis ke pasaran membuat sengit persaingan motorsport 150 cc full fairing.  Sebelumnya pabrikan Yamaha telah meluncurkan YZF-R15 edisi lokal. Belum lama mengaspal di Indonesia, kini Yamaha R15 mendapatkan lawan tangguh dan sepadan dari Honda. Nama besar Honda jelas tidak bisa dianggap remeh. Hampir semua produk Honda diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Imagenya sebagai motor yang irit dan tangguh sudah menancap erat di benak masyarakat kita.

komparasi antara honda cbr 150 r lokal vs yamaha yzf-r15
Kalau kita membicarakan sektor mesin, ini menjadi menarik. Yamaha YZF-R15 menggunakan mesin SOHC 1-silinder berkapasitas 149,8 cc. Mesinnya serupa dengan model V-ixion. Power maksimal yang dihasilkan 16,3 Hp pada 8500 rpm serta torsi maksimum 14,5 Nm pada 7500 rpm. Sedangkan All New Honda CBR150R menggunakan mesin DOHC 1-silinder berkapasitas 149,5 cc. Mesin yang digunakan serupa dengan CB150R StreetFire. Powernya sendiri tembus 16,89 Hp pada 10.500 rpm dan torsi maksimal 13 Nm pada 7500 rpm. Baik CBR 150R maupun R15 sama-sama menggunakan sistem transmisi 6-percepatan dan sudah menggunakan sistem injeksi. Untuk urusan sasis, Yamaha R15 menggunakan sasis deltabox. Sedangakan Honda CBR 150R menggunakan truss frame.


Beralih ke masalah harga. Keduanya berada di rentang harga yang hampir sama. All-New Honda CBR150R varian standar dibanderol Rp 28,5 juta  dan versi Repsol dijual lebih mahal, sebesar Rp 29,1 juta. Sementara Yamaha YZF-R15 dilepas ke pasaran dengan harga Rp 29,1 juta. Harga kedua motor tersebut adalah on the road Jakarta dan sekitarnya. Menilik harganya yang berdekatan, dipastikan persaingan antar keduanya akan sangat sengit. Tinggal konsumen yang memilih berdasarkan value yang diberikan masing-masing.



Sunday, September 7, 2014

Perkenalkan All New CBR 150R

Yamaha sudah terlebih dahulu meluncurkan YZF-R15, yang diproduksi di tanah air. Mengingat diproduksi di dalam negeri, harganya pun menjadi relatif lebih bersahabat, yaitu sekitar Rp 28 juta. Kehadiran YZF-R15 sangat fenomenal mengingat inden online yang dibuka Yamaha sanggup menjual 5.000 unit kurang dari 24 jam. Tak ingin tertinggal dari rivalnya, Hari ini PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan All new CBR 150R. Sebagaimana kita tahu, sebelumnya CBR150R dirakit di Thailand. Harganyapun cukup mahal yaitu Rp 42,9 juta rupiah. Jika dibandingkan dengan Yamaha R15, maka perbedaan harganya teramat jauh mengingat R15 dibandrol Rp 28 juta rupiah.

Spesifikasi All New CBR 150R
Motorsport terbaru dari Honda ini mengusung mesin 150cc, DOHC, 4-valve, 6-speed, berpendingin cairan (liquid-cooled) dan sudah injeksi. Tenaganya mencapai 12,6 kW/10.500 rpm dan torsi 13,0 Nm/7.500 rpm. Rangkanya menggunakan tipe truss atau trellis yang ringan namun kuat. Rangka ini didesain secara khusus untuk dapat memaksimalkan kinerja sistem suspensi Pro-Link yang mampu mengurangi getaran mesin secara optimal, sehingga menghasilkan kestabilan, kelincahan dan kenyamanan selama berkendara.
All New Honda CBR150R dilengkapi dengan rem cakram ganda, panel meter digital dengan informasi yang lengkap (speedometer, odometer, trip meter, fuel meter, jam dan suhu mesin), pijakan kaki berlapis aluminium, serta pengaman kunci bermagnet. Kalau kita perhatikan  All New CBR 150R mirip dengan CBR 250R, terutama bagian headlampnya. Hanya saja, All New CBR 150R terlihat dimensinya relatif lebih kecil bila dibandingkan CBR 250R. 

Harga dan Pilihan warna 
Untuk pilihan warnanya, Honda menyediakan 4 pilihan, yaitu Three Colors, Champion Red, Speedy Black dan New Repsol. Harganya sendiri Rp 28.500.000. Sementara untuk CBR 150R Repsol harganya lebih mahal yaitu Rp 29.100.000 on the road Jakarta. All New CBR 150R versi repsol terlihat sangat macho dengan tulisan REPSOL di fairingnya. Image motor berDNA MotoGP jelas berusaha dibangun Honda di sini. melihat desainnya yang terlihat gagah dan maskulin, motor ini terlihat menjanjikan dari segi penampilan. Apalagi didukung dengan mesin DOHC yang sudah terbukti handal dan tangguh.



Saturday, September 6, 2014

Cara Inden Online Honda CBR150R Lokal

Honda telah mulai membuka keran indent untuk calon pembeli All New CBR150R Lokal. Motor yang tampangnya mirip All New CBR250R ini sudah bisa dipesan secara online. Bagi yang berminat memiliki sang kuda besi, cukup datang ke dealer honda terdekat, siapkan KTP plus uang booking fee sebesar 1 juta rupiah.
cara indent online Honda All New CBR150R lokal
Berikut detailnya:
1. Konsumen mengisi data pribadi yang akan diajukan untuk pembuatan STNK dan BPKB. Pengisian data ini akan dibantu oleh admin Dealer Honda.
2. Konsumen melakukan pembayaran pre order atau booking unit sebesar Rp 1.000.000, 00
3. Pembayaran booking unit ini langsung dilakukan di dealer Honda.
4. Setelah melakukan pembayaran, konsumen berhak mendapatkan bukti pembayaran.
5. Bukti pembayaran tersebut wajib disimpan sebagai tanda bukti. Karena bukti tersebut akan diverifikasi oleh pihak dealer dalam proses penyerahan unit.
6. Konsumen tidak dapat mengganti warna motor yang sudah dipesan.
7.  Jika konsumen melakukan pembatalan terhadap pembelian unit motor, maka booking fee yang sudah  dibayarkan akan hangus.
8. Jika pembatalan order online bukan atas permintaan konsumen maka booking fee akan dikembalikan 100% (force majeure, penolakan aplikasi kredit oleh pihak leasing). Booking fee akan dikembalikan dalam kurun waktu 7 hari kerja, dengan menyertakan bukti pembayaran order online kepada dealer yang akan diverifikasi oleh dealer terlebih dahulu.
9. 1500 pembeli pertama CBR 150 R dapat dilihat di www.madeofchampion.com
10. 1500 Pembeli pertama CBR 150 R secara online, berhak mendapatkan jaket racing eksklusif dan 150 di antaranya berkesempatan untuk bertemu dengan Repsol Honda MotoGP Riders di Indonesia.
11. Unit akan dikirimkan ke alamat yang sudah didaftarkan oleh konsumen di dealer.
12. Unit yang sudah diterima tidak dapat diganti dengan varian warna lainnya.

Itulah mekanisme Indent online CBR150R lokal. Nama-nama yang sudah melakukan indent dapt dilihat di www.madeofchampion.com.1500 pembeli pertama akan mendapatkan jaket racing eklusif. Dari 1500 pembeli pertama tersebut, berkesempatan untuk bertemu dengan pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Kenapa Matteo Guerinoni Berhenti Jadi Komentator MotoGP?

Tahun 2014 ini, Matteo Guerinoni sudah tidak lagi menjadi komentator siaran MotoGP Trans7. Selama menjadi komentator, Mantan juara nasional supersport tersebut terkenal blak-blakan. Komentar-komentarnya tajam, lugas, dan netral. Buktinya, tahun lalu saja Matteo berani menjagokan Marquez yang akan menjadi juara dunia. Sementara Lucy Wiryono menjagokan Lorenzo. Dan kita tahu hasilnya, jagoan Matteo ini keluar sebagai juara dunia mengalahkan Lorenzo. Sementara acara MotoGP yang live ekslusif di Trans7 sendiri disponsori oleh Yamaha. 
Menurut kabar yang beredar, akibat gaya bicaranya tersebut, Matteo tidak lagi dijadikan komentator. Posisinya digantikan oleh Joni Lono. Benarkah demikian? Berikut adalah penjelasan dari Matteo, dikutip dari facebook MotoGp Lover's.

“Saya cukup frontal memberikan penjelasan dan tidak pilih kasih saat membuka rahasia serta perkembangan pabrikan yang ada di MotoGP”.
“Secara kebetulan acara MotoGP yang disiarkan Trans7 itu sponsornya Yamaha, jadi mereka takut jika saya terlalu menggadang-gadangkan kelebihan dan banyak memberikan pujian terhadap pabrikan Honda. Memang tak bisa dipungkiri kini pabrikan Honda lah yang berjaya daripada Yamaha.”
“Yamaha pun takut, jika saya terlalu membeberkan rahasia mereka akan adanya bawang merah dan bawang putih di kubu pabrikan Yamaha kini”, terangnya disela-sela makan bersama teman-temannya.”

Itu adalah penjelasan versi Matteo. Yang jelas, komentator MotoGP sekarang sangat berbeda dari Matteo.  Kalau kita perhatikan, komentar-komentar yang muncul baik dari Joni Lono maupun Lucy Wiryono tidak sefrontral Matteo.



sumber: MotoGP lover's





Friday, September 5, 2014

Sosok CBR150R Lokal

Beberapa minggu terakhir, dunia otomotif roda dua ramai membicarakan Honda CBR150R. Motor yang akan menjadi lawan Yamaha R15 ini issunya tanggal 7 september 2014 akan dilaunching. Kalau sebelumnya CBR150R masih made in Thailand, sosok yang akan diluncurkan dalam waktu dekat ini akan diproduksi di Indonesia.

Mengiringi ramainya pembicaraan tentang CBR150R, beredar pula spyshot sang kuda besi. Dari banyak spy shot yang beredar, terlihat jelas bahwa CBR150R menganut desain Honda CBR250R dual keen eyes.
sosok honda CBR150 R buatan indonesia
sumber foto: iwanbanaran.com
Untuk mesinnya sendiri sama dengan CB150F yaitu 150cc DOHC 6-kecepatan yang sudah dilengkapi sistem injeksi PGM-FI nya Honda. CBR150R  lokal juga sudah menganut tutup rata, jok model split-seat. Meskipun mesinnya sama dengan CB150, namun Honda memberikan mapping ECU yang berbeda agar mesin lebih bertenaga dan agresif.

Monday, September 1, 2014

Honda Siapkan Lawan Satria FU

Sejak pertama kali meluncur di Indonesia, sosok Satria FU langsung memikat hati konsumen Indonesia dan menjadi salah satu motor favorit anak-anak muda. Bukti keberhasilan Satri Fu 150 cc adalah penjualannya yang konsisten di angka 20 ribuan unit per bulan. Bebek super bermesin DOHC ini awalnya diragukan akan sukses di pasaran. Akan tetapi dalam perjalanannya, ayago Satria membuktikan diri mempunyai segmennya sendiri. Ketiadaan lawan yang sepadan semakin membuatnya melenggang sendirian di kelasnya.

Melihat situasi ini, Honda sebenarnya tidak tinggal diam. Tahun 2007, Honda meluncurkan bebek super, Honda CS1. Desainnya sangat out of box dan harganya mendekati Satria FU. Sayangnya, mesinnya masih 125 cc dan secara desain terlihat agak aneh. Hal ini mengakibatkan CS1 kurang mendapatkan sambutan dari biker Indonesia. Dan akhirnya pada 2014, Honda resmi menghentikan produksi CS1. Setelah CS1 discontinue, Honda dikabarkan sedang menyiapkan penggantinya. Sosok yang akan menjadi lawan Satria Fu ini menganut model ayago 150 cc DOHC berpendingin cairan plus sudah menggunakan sistem injeksi. Menurut kasak-kusuk yang beredar, pengganti CS1 ini mengambil basis mesin CB150 lokal.

Sepertinya Honda tidak main-main dalam menyiapkan kembali lawan Satria FU 150. Honda belajar dari kasus CS1 yang gagal membendung laju Satria Fu akibat desainnya yang menurut banyak biker agak aneh. Kalau benar desainnya akan mengambil basis desain sonic, bisa dipastikan bahwa sosok penerus CS1 ini akan menjadi lawan sepadan Satria FU. Sama-sama bermesin 150 cc, DOHC. Bedanya Satria masih menggunakan sistem karburator, sementara Honda akan menggunakan sistem injeksi. Nama besar Honda yang terbukti menghasilkan motor tangguh, bandel dan irit akan turut menentukan pertarungan di sini.
Kapan penantang Satria FU ini akan hadir? Khabarnya tahun 2015 sosoknya akan mengaspal.